Behind the Scene Pembuatan Video Company Profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk

Behind the Scene Pembuatan Video Company Profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk

Membuat video company profile bukan sekadar membawa kamera ke lokasi lalu merekam aktivitas perusahaan. Di balik video yang terlihat rapi dan profesional, ada proses panjang yang melibatkan riset, diskusi, penyusunan konsep, survei lokasi, hingga koordinasi dengan banyak pihak.

Pengalaman itu kami rasakan saat dipercaya memproduksi video company profile untuk PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk (PT CSFI), perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan sekaligus eksportir ikan beku.

Proyek ini menghadirkan tantangan yang berbeda dibanding produksi video pada umumnya karena melibatkan beberapa lokasi shooting, mulai dari area kantor, fasilitas produksi, cold storage bersuhu -18°C, hingga aktivitas bongkar muat ikan di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta.

Melalui artikel ini, kami ingin mengajak kamu melihat bagaimana proses produksi berlangsung dari balik layar. Untuk kamu bisa memahami bahwa sebuah video company profile yang efektif lahir dari perencanaan yang matang, kerja sama yang baik dengan klien, dan proses produksi yang terstruktur.

Kalau kamu ingin memahami tahapan produksi secara umum sebelum melihat studi kasus ini, kamu juga bisa membaca artikel Proses Pembuatan Video Profesional: Dari Konsep hingga Finishing.

Mengenal PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk

PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan dan ekspor produk perikanan, khususnya ikan beku. Perusahaan ini melayani pasar domestik maupun internasional dengan mengutamakan kualitas produk dan standar penanganan yang ketat.

Aktivitas operasional perusahaan mencakup berbagai tahapan, mulai dari penerimaan hasil tangkapan, proses penyortiran, pengolahan, penyimpanan dalam cold storage, hingga distribusi untuk kebutuhan ekspor.

Karena memiliki proses bisnis yang cukup kompleks, PT CSFI membutuhkan media komunikasi yang mampu menjelaskan aktivitas perusahaan secara ringkas namun tetap menarik. Pilihan tersebut akhirnya jatuh pada video company profile.

Video ini diharapkan dapat memperkenalkan perusahaan kepada calon pelanggan, mitra bisnis, maupun investor dengan cara yang lebih mudah dipahami dibanding hanya menggunakan profil perusahaan dalam bentuk dokumen.

Topik mengenai efektivitas video sebagai media presentasi bisnis juga pernah kami bahas pada artikel Video Company Profile Sebagai Alat Presentasi Bisnis Profesional.

Mengapa PT CSFI Memilih Video Company Profile?

Setiap perusahaan tentu memiliki alasan yang berbeda ketika memutuskan membuat video company profile. Pada proyek ini, PT CSFI ingin menyampaikan lebih dari sekadar informasi mengenai perusahaan.

Memperkenalkan Perusahaan Secara Lebih Menarik

Profil perusahaan yang disampaikan melalui video mampu memperlihatkan aktivitas nyata di lapangan. Penonton dapat melihat langsung proses kerja, fasilitas produksi, hingga lingkungan operasional perusahaan tanpa harus datang ke lokasi.

Pendekatan visual seperti ini membantu calon pelanggan memahami skala bisnis perusahaan hanya dalam beberapa menit.

Menampilkan Produk dan Proses Produksi

Selain memperkenalkan perusahaan, video juga menampilkan berbagai produk yang diproses oleh PT CSFI beserta tahapan penanganannya.

Visual proses produksi memberikan kesan yang jauh lebih kuat dibanding hanya membaca deskripsi produk. Penonton dapat melihat bagaimana perusahaan menjaga kualitas sejak ikan diterima hingga masuk ke proses penyimpanan.

Hal seperti ini juga menjadi salah satu alasan mengapa banyak perusahaan mulai beralih menggunakan video sebagai media komunikasi.

Meningkatkan Kepercayaan Mitra Bisnis

Dalam dunia B2B, kepercayaan menjadi faktor yang sangat penting.

Melalui video company profile, PT CSFI dapat memperlihatkan fasilitas yang dimiliki, proses kerja, serta standar operasional perusahaan secara terbuka. Cara ini membantu calon pelanggan maupun mitra bisnis memperoleh gambaran yang lebih jelas sebelum menjalin kerja sama.

Awal Kolaborasi Bersama PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk

Proyek ini dimulai ketika tim kami menerima panggilan dari pihak PT CSFI yang sedang mencari vendor untuk memproduksi video company profile perusahaan.

Setelah komunikasi awal berlangsung, kami langsung menjadwalkan pertemuan di kantor PT CSFI. Meeting ini menjadi langkah penting karena kami perlu memahami tujuan video, target audiens, serta pesan utama yang ingin disampaikan.

Bagi kami, tahap diskusi awal tidak pernah kami anggap sebagai formalitas. Justru pada tahap inilah konsep video mulai terbentuk.

Kami mengajukan berbagai pertanyaan mengenai aktivitas perusahaan, keunggulan bisnis, produk utama, hingga proses operasional yang menurut klien wajib masuk ke dalam video.

Diskusi tersebut juga membantu kami menentukan pendekatan visual yang paling sesuai dengan karakter perusahaan.

Kalau kamu sedang merencanakan pembuatan video untuk perusahaan, artikel Apa Itu Video Brief? Panduan Menyusun Brief untuk Klien dan Vendor dapat membantu mempersiapkan kebutuhan sebelum proses produksi dimulai.

Survei Lokasi Sebelum Shooting

Setelah meeting selesai, kami tidak langsung menentukan jadwal produksi. Langkah berikutnya adalah melakukan survei ke seluruh area yang akan dijadikan lokasi shooting. Tahap ini sangat penting karena kondisi di lapangan sering kali berbeda dengan bayangan awal. Selama survei, kami mengunjungi beberapa area utama, antara lain:

Area Kantor

Kami mempelajari tata letak ruangan, pencahayaan alami, jalur pergerakan kamera, hingga aktivitas karyawan yang nantinya akan tampil dalam video. Informasi ini membantu kami menentukan jenis pengambilan gambar yang paling efektif saat hari shooting.

Area Produksi

Bagian produksi menjadi salah satu fokus utama karena di sinilah aktivitas perusahaan berlangsung setiap hari. Kami mencatat alur kerja, posisi operator, arah pergerakan material, hingga titik pengambilan gambar yang aman tanpa mengganggu proses produksi.

Cold Storage Bersuhu -18°C

Salah satu lokasi yang paling menarik sekaligus menantang adalah fasilitas penyimpanan beku dengan suhu mencapai -18 derajat Celsius. Selain mempertimbangkan komposisi gambar, kami juga mulai memikirkan durasi pengambilan gambar agar peralatan tetap bekerja dengan optimal di lingkungan bersuhu sangat rendah.

Bagian ini menjadi salah satu pengalaman unik yang akan kami bahas lebih lengkap pada proses shooting di artikel berikutnya.

Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta

Survei juga dilakukan di kawasan Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman. Lokasi ini nantinya digunakan untuk merekam aktivitas bongkar muat hasil tangkapan dari kapal milik PT CSFI sekaligus pengambilan gambar CEO Speech dengan latar belakang pelabuhan.

Karena aktivitas pelabuhan sangat dinamis, kami perlu menentukan waktu shooting yang tepat agar momen penting tidak terlewat.

Menyusun Script Voice Over dan Storyline

Setelah seluruh lokasi selesai dipelajari, kami mulai menyusun script voice over dan storyline bersama pihak PT CSFI. Pada tahap ini, kami tidak hanya menyusun narasi yang menjelaskan perusahaan, tetapi juga menentukan urutan visual agar setiap adegan saling terhubung.

Kami ingin penonton mengikuti perjalanan perusahaan secara alami, mulai dari pengenalan bisnis, aktivitas operasional, proses pengolahan ikan, hingga distribusi produk.

Pendekatan seperti ini membuat video terasa lebih mengalir dibanding hanya menampilkan kumpulan gambar tanpa alur yang jelas. Kami juga memastikan setiap bagian video mendukung pesan utama perusahaan dan tidak memuat informasi yang berlebihan. 

Prinsip ini sejalan dengan pembahasan pada artikel Storytelling dalam Video Company Profile: Kunci Penonton Tertarik dan Nempel, di mana alur cerita yang baik mampu membuat informasi lebih mudah dipahami sekaligus lebih mudah diingat.

Setelah script voice over dan storyline disetujui bersama, kami akhirnya menentukan jadwal produksi selama dua hari penuh. Seluruh persiapan telah selesai. Tinggal satu tahap yang paling ditunggu, yaitu membawa seluruh konsep tersebut menjadi gambar nyata di lapangan.

Hari Pertama Shooting: Mengikuti Aktivitas Operasional PT CSFI

Hari produksi pertama dimulai lebih awal dari jam kerja. Tim kami datang sebelum aktivitas operasional berjalan penuh agar semua peralatan siap digunakan ketika karyawan mulai bekerja.

Sebelum kamera dinyalakan, kami melakukan briefing singkat bersama perwakilan PT CSFI. Briefing ini bertujuan menyamakan alur pengambilan gambar, memastikan setiap divisi mengetahui jadwal shooting, sekaligus menghindari gangguan terhadap aktivitas operasional perusahaan.

Dengan persiapan yang matang, proses produksi dapat berjalan lebih lancar tanpa menghambat pekerjaan para karyawan.

Merekam Aktivitas di Area Kantor

Lokasi pertama yang kami ambil adalah area kantor.

Kami merekam berbagai aktivitas yang menggambarkan jalannya operasional perusahaan, mulai dari koordinasi antartim, administrasi, hingga komunikasi dengan pelanggan dan mitra bisnis.

Adegan-adegan ini memang terlihat sederhana, tetapi memiliki peran penting dalam membangun kesan profesional. Penonton dapat melihat bahwa perusahaan memiliki sistem kerja yang rapi dan terorganisir.

Selain itu, variasi gambar di area kantor juga membantu menciptakan transisi yang lebih natural sebelum video masuk ke area produksi.

Mengabadikan Proses Pengolahan Ikan

Setelah selesai di area kantor, kami berpindah ke fasilitas produksi. Di sinilah inti aktivitas PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk berlangsung.

Kami mendokumentasikan setiap tahapan proses pengolahan ikan, mulai dari pemeriksaan bahan baku, proses penanganan, hingga pengemasan sebelum produk masuk ke tahap penyimpanan.

Karena area produksi tetap beroperasi selama shooting berlangsung, kami harus menyesuaikan posisi kamera dengan alur kerja para karyawan. Kami juga terus berkomunikasi dengan supervisor di lapangan agar proses produksi perusahaan tetap berjalan normal.

Pendekatan seperti ini selalu kami terapkan dalam setiap proyek karena kami percaya produksi video yang baik tidak boleh mengganggu aktivitas utama klien.

Menampilkan Standar Kualitas Perusahaan

Selain mengambil gambar aktivitas kerja, kami juga fokus menampilkan berbagai detail yang sering luput dari perhatian. Misalnya, proses pengecekan kualitas produk, penggunaan perlengkapan keselamatan kerja, hingga kebersihan area produksi.

Detail-detail tersebut memang terlihat kecil, tetapi justru memberikan nilai tambah pada video company profile. Calon pelanggan atau mitra bisnis bisa melihat bahwa perusahaan menjalankan operasionalnya dengan standar yang baik.

Hal ini juga sejalan dengan pembahasan pada artikel Jenis-Jenis Video Perusahaan yang Wajib Dimiliki Brand Modern, di mana video company profile tidak hanya memperkenalkan perusahaan, tetapi juga membangun kepercayaan.

Tantangan Shooting di Cold Storage Bersuhu -18°C

Salah satu momen yang paling kami tunggu sekaligus paling menantang adalah pengambilan gambar di area cold storage. Fasilitas penyimpanan ini memiliki suhu sekitar -18 derajat Celsius untuk menjaga kualitas produk tetap optimal sebelum didistribusikan.

Berbeda dengan area lain, kami tidak bisa berlama-lama berada di dalam ruangan.

Menyiapkan Peralatan Sebelum Masuk

Sebelum memasuki cold storage, kami memastikan seluruh peralatan sudah siap digunakan. Kami menentukan komposisi gambar terlebih dahulu agar proses shooting berlangsung lebih efisien.

Cara ini membantu kami mengurangi waktu berada di dalam ruangan bersuhu ekstrem sekaligus menjaga performa peralatan.

Menyesuaikan Durasi Pengambilan Gambar

Kami juga membatasi durasi setiap pengambilan gambar. Alih-alih merekam secara terus-menerus, kami membagi proses shooting menjadi beberapa sesi singkat. Strategi tersebut membuat tim tetap nyaman bekerja sekaligus menjaga kualitas hasil rekaman. 

Di sisi lain, kami tetap mendapatkan variasi gambar yang cukup untuk kebutuhan proses editing nanti.

Menghasilkan Visual yang Berbeda

Area cold storage menghadirkan suasana visual yang sangat berbeda dibanding lokasi lain. Uap dingin, rak penyimpanan berisi produk, serta pencahayaan khas ruangan menciptakan atmosfer yang kuat.

Karena itu, kami memanfaatkan momen ini untuk menghasilkan beberapa adegan yang nantinya menjadi salah satu daya tarik utama dalam video company profile PT CSFI.

Hari Kedua Shooting di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta

Hari kedua produksi berpindah ke lokasi yang sama sekali berbeda. Sejak pagi, tim kami menuju Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman Jakarta. Lokasi ini dipilih karena menjadi salah satu bagian penting dalam rantai bisnis PT CSFI.

Di sinilah aktivitas kapal perusahaan dan proses bongkar muat hasil tangkapan berlangsung.

Mendokumentasikan Aktivitas Bongkar Muat Ikan

Begitu kapal merapat, aktivitas di pelabuhan langsung meningkat. Kami bergerak mengikuti jalannya proses bongkar muat sambil tetap memperhatikan keamanan di area kerja.

Setiap adegan kami ambil dari berbagai sudut agar penonton dapat melihat keseluruhan proses secara lebih jelas. Mulai dari kapal yang bersandar, proses pemindahan hasil tangkapan, hingga aktivitas para pekerja di pelabuhan berhasil kami dokumentasikan.

Visual seperti ini memberikan kesan autentik karena memperlihatkan aktivitas operasional perusahaan secara nyata.

Menampilkan Armada Perusahaan

Selain aktivitas bongkar muat, kami juga mengambil beberapa gambar armada kapal milik PT CSFI. Adegan ini memperkuat identitas perusahaan sebagai pelaku industri perikanan yang memiliki sistem operasional sendiri.

Kami memanfaatkan berbagai angle untuk memperlihatkan skala aktivitas perusahaan tanpa menghilangkan nuansa alami pelabuhan.

Pengambilan Gambar CEO Speech

Salah satu agenda utama pada hari kedua adalah merekam CEO Speech. Adegan ini menjadi bagian penting karena memberikan kesempatan kepada pimpinan perusahaan untuk menyampaikan visi, komitmen, dan nilai-nilai perusahaan secara langsung.

Memilih Latar Belakang yang Relevan

Kami memilih area pelabuhan sebagai latar belakang karena lokasi tersebut mampu menggambarkan karakter bisnis PT CSFI. Alih-alih menggunakan ruangan kantor, kami ingin menghadirkan suasana yang lebih hidup dan sesuai dengan aktivitas perusahaan.

Latar belakang kapal, dermaga, dan aktivitas pelabuhan memberikan konteks visual yang lebih kuat dibanding sekadar backdrop biasa.

Menyesuaikan Kondisi Lapangan

Shooting di area terbuka tentu memiliki tantangan tersendiri. Kami harus memperhatikan arah cahaya, kondisi cuaca, suara lingkungan, hingga lalu lalang aktivitas di sekitar lokasi. Semua penyesuaian dilakukan langsung di lapangan agar hasil akhir tetap terlihat profesional tanpa menghilangkan kesan alami.

Kolaborasi yang Menjadi Kunci Kelancaran Produksi

Selama dua hari shooting, kami merasakan bahwa komunikasi yang baik menjadi faktor paling penting. Tim PT CSFI membantu mengoordinasikan setiap lokasi, mengatur jadwal pengambilan gambar, serta memastikan seluruh aktivitas produksi berjalan sesuai rencana.

Kolaborasi seperti inilah yang membuat proses shooting terasa lebih efisien. Kami tidak hanya datang sebagai vendor, tetapi juga menjadi partner yang bersama-sama mewujudkan tujuan perusahaan melalui media visual.

Pengalaman ini semakin menguatkan keyakinan kami bahwa video company profile terbaik selalu lahir dari kerja sama yang baik antara tim produksi dan klien.

Seluruh footage yang berhasil kami kumpulkan selama dua hari tersebut kemudian masuk ke tahap berikutnya, yaitu proses editing dan penyusunan alur cerita hingga menjadi video company profile yang siap digunakan oleh PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk.

Proses Editing: Menyatukan Semua Cerita Menjadi Satu Video

Setelah seluruh proses shooting selesai, pekerjaan kami belum berakhir. Justru pada tahap inilah seluruh footage mulai disusun menjadi sebuah cerita yang utuh.

Selama dua hari produksi, kami berhasil mengumpulkan banyak sekali materi video dari berbagai lokasi. Mulai dari aktivitas kantor, proses produksi, area cold storage, hingga suasana Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman.

Semua footage tersebut kemudian kami seleksi satu per satu. Kami memilih gambar yang paling kuat, paling relevan, dan mampu mewakili perjalanan bisnis PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk. Tujuannya sederhana, yaitu membuat penonton bisa memahami perusahaan tanpa merasa bosan.

Menyusun Alur Cerita yang Mengalir

Kami tidak menyusun video berdasarkan urutan shooting. Sebaliknya, kami mengikuti storyline yang telah disepakati bersama klien sejak awal.

Video dibuka dengan pengenalan perusahaan, kemudian berlanjut ke aktivitas operasional, proses pengolahan ikan, fasilitas penyimpanan, aktivitas di pelabuhan, hingga ditutup dengan CEO speech.

Urutan ini membuat informasi terasa lebih runtut sehingga penonton dapat mengikuti cerita dari awal sampai akhir tanpa kehilangan konteks. Inilah pentingnya proses pra-produksi yang matang. Ketika storyline sudah jelas sejak awal, proses editing menjadi jauh lebih terarah.

Menyesuaikan Tempo Video Agar Tetap Menarik

Salah satu tantangan terbesar dalam mengedit video company profile berdurasi cukup panjang adalah menjaga perhatian penonton. Karena itu, kami mengatur tempo video agar tetap dinamis.

Adegan yang penuh aktivitas menggunakan perpindahan gambar yang lebih cepat. Sebaliknya, bagian CEO speech dibuat lebih tenang agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan jelas.

Perpaduan ritme seperti ini membuat video terasa hidup tanpa terlihat terburu-buru. Kami juga menghindari penggunaan efek transisi yang berlebihan. Fokus utama tetap berada pada isi video, bukan pada efek visual.

Color Grading untuk Menyatukan Semua Lokasi

Selama dua hari shooting, kami mengambil gambar di berbagai kondisi pencahayaan. Area kantor memiliki karakter cahaya yang berbeda dengan area produksi.

Cold storage menghadirkan nuansa dingin, sementara pelabuhan didominasi cahaya matahari alami. Agar seluruh adegan terlihat konsisten, kami melakukan proses color correction dan color grading.

Tahap ini membantu menyamakan karakter warna sehingga perpindahan antar adegan terasa lebih halus. Kami juga mempertahankan warna alami lingkungan agar video tetap terlihat realistis.

Teknik ini pernah kami bahas lebih dalam pada artikel Cara Menentukan Tone Warna dan Mood Visual dalam Sebuah Video.

Menambahkan Voice Over dan Musik Latar

Visual yang bagus akan terasa kurang lengkap tanpa dukungan audio yang tepat. Karena itu, setelah proses editing gambar selesai, kami mulai menyusun elemen audio.

Voice over yang telah disiapkan sebelumnya ditempatkan mengikuti alur visual sehingga setiap narasi memiliki gambar pendukung yang sesuai. Selain voice over, kami juga memilih musik latar yang mampu memperkuat suasana video.

Musik dipilih dengan tempo yang stabil agar mendukung kesan profesional sekaligus memberikan energi positif sepanjang video. Kami memastikan volume musik tidak menutupi suara narasi sehingga informasi tetap mudah dipahami.

Review Bersama Klien

Sebelum video dinyatakan selesai, kami mengirimkan draft pertama kepada PT CSFI. Tahap review menjadi kesempatan bagi klien untuk memberikan masukan apabila masih ada bagian yang ingin disesuaikan.

Kami mendiskusikan setiap revisi secara terbuka agar hasil akhirnya benar-benar sesuai dengan tujuan perusahaan. Karena konsep, script, dan storyline sudah disepakati sejak awal, proses revisi berjalan relatif lancar.

Inilah salah satu keuntungan ketika tahap pra-produksi dilakukan secara serius.

Artikel Cara Menentukan Revisi yang Wajar dalam Proyek Pembuatan Video Profesional juga membahas mengapa proses revisi akan jauh lebih efisien jika fondasi proyek sudah kuat sejak awal.

Hasil Akhir Video Company Profile PT CSFI

Setelah seluruh proses editing dan revisi selesai, video company profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk akhirnya siap digunakan. Video tersebut berhasil menampilkan perjalanan bisnis perusahaan secara utuh.

Ingin melihat hasil akhirnya? Kamu bisa menonton video company profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk melalui tautan YouTube berikut:

Tonton video company profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk di YouTube

Mulai dari aktivitas di kantor, proses pengolahan ikan, penyimpanan dalam cold storage, hingga aktivitas kapal di Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, semuanya tersusun menjadi sebuah cerita yang saling terhubung.

Bagi kami, hasil akhirnya bukan hanya sekadar video berdurasi beberapa menit. Video tersebut menjadi media komunikasi yang mampu memperlihatkan kapasitas perusahaan kepada calon pelanggan, mitra bisnis, maupun investor.

Kesimpulan

Behind the scene pembuatan video company profile PT Cilacap Samudera Fishing Industry Tbk menunjukkan bahwa hasil video yang terlihat sederhana di layar sebenarnya melalui proses yang cukup panjang.

Semuanya dimulai dari meeting bersama klien, survei lokasi, penyusunan script voice over dan storyline, penjadwalan shooting, produksi selama dua hari di berbagai lokasi, hingga proses editing dan revisi sebelum video benar-benar selesai.

Setiap tahapan memiliki perannya masing-masing. Ketika seluruh proses dijalankan dengan baik, hasil akhirnya bukan hanya menjadi video yang enak ditonton, tetapi juga mampu memperkuat citra perusahaan di mata calon pelanggan dan mitra bisnis.

Kalau perusahaan kamu sedang mencari solusi produksi video untuk perusahaan yang mengutamakan proses kerja yang terstruktur sekaligus hasil visual yang menarik, tim Jakarta Multimedia siap membantu mulai dari tahap perencanaan hingga video siap dipublikasikan.

Kamu juga bisa melihat studi kasus lainnya pada artikel Pembuatan Video Company Profile PT Kalingga Tata Raya: Dari Konsep hingga Hasil Akhir untuk melihat bagaimana setiap proyek memiliki pendekatan produksi yang berbeda sesuai kebutuhan masing-masing klien.